Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja   mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku  dan yang melakukan segala kehendak-Ku . ( Kis 13 : 22 )

.

Daud adalah Raja Israel yang kedua dan menggantikan Raja Saul dan banyak hal yang bisa kita pelajari dari kehidupan dan keberhasilan  Raja Daud. Namanya mulai mencuat ketika ia menjadi pahlawan nasional setelah secara fenomenal mengalahkan Goliat si manusia raksasa . Ia dipilih Tuhan sendiri untuk menjadi Raja Israel yg ke 2 menggantikan Saul. Ketika menjadi Raja, ia mempersatukan seluruh bangsa Israel, menaklukkan kota Yerusalem dan membawa pulang Tabut Perjanjian Tuhan (2 Sam 5:1-6:23). Dan yg paling luar biasa, dari garis keturunan Daud, Tuhan Yesus dilahirkan. Daud, namanya disebut sebanyak 58 kali di Kitab perjanjian Baru, dan bahkan Tuhan Yesus menyebut diriNya sebagai “Anak Daud”.

.

Dari nats yang diatas kita melihat bahwa Allah mengangkat Daud dan bukan hanya mengangkat Daud, tetapi Allah mengakui sendiri bahwa Daud berkenan kepada Allah. Banyak manusia menginginkan  pengakuan dari sesamanya, sehingga melakukakan berbagai hal agar mendapat pengakuan dari sesamanya dan itu bisa menjadi ambisi pribadinya demi mendapatkan sebuah pengakuan. Ingin diakui sebagai orang cantik, ganteng, berhasil dalam bisnis, berhasil dalam study, bahkan berhasil dalam pelayanan dan lain sebagainya. Kalau itu menjadi ambisi kita, maka kita sedang dibawa kepada hal yang namanya kesia siaan dan jadi stress sendiri karena segala sesuatu yang kita peroleh di bumi ini tanpa berkenan kepada Tuhan, maka semuanya adalah sia-sia.

.

Sesungguhnya kita menginginkan pengakuan dari Tuhan tentang keberadaan kita seperti pengakuan Tuhan terhadap Daud bahwa ia BERKENAN KEPADA TUHAN.

.

Apa yang sedang saudara kejar hari-hari ini ? jabatan kah ? harta yang banyak kah ? ketenarankah ? suami yang ganteng atau istri yang cantik kah ????  dan apakah kita akan merasa puas dan berkenan pada Tuhan dengan semua ambisi itu ?

.

Adakah hari hari ini kita mengejar agar kita BERKENAN PADA TUHAN ? banyak anak Tuhan yang sudah melupakan ini sehingga doa-doanyapun hanya untuk yang bersifat kenikmatan / kesenangan duniawi. Sebenarnya kalau kerinduan saudara ingin kaya tanpa Tuhan juga bisa kaya. Kerja keras, tekun dan lain sebagainya bisa kaya, tapi itukah tujuan hidup yang sesungguhnya ?

.

Daud berkenan kepada Tuhan bukan setelah segudang prestasi keberhasilan ia peroleh dan daud tidak pernah mengarahkan hidupnya kepada segudang prestasi keberhasilan tersebut, tetapi ketika Daud berkenan kepada Allah, maka Allah MENGANGKAT KEHIDUPAN DAUD.

.

Kita akan melihat dan belajar beberapa bukti / tanda kalau Daud berkenan kepada Allah yaitu :

  1. Orang  yang berkenan kepada Tuhan adalah orang yang hidupnya dekat, melekat kepada Tuhan (Maz 5:4=  , Maz 84:11 = Lebih baik satu hari di pelataranmu ……

.

Kalau kita membaca kitab Mazmur ( kitab Pujian ) , maka banyak kita temukan bahwa itu adalah Mazmur/pujian Daud dan dia mengekspresikan kedekatanya dengan Tuhan melalui puji-pujian kepada Tuhan.

.

Apakah kehidupanmu ingin diangkat Tuhan ? rahasinya adalah kita harus mengejar “Hidup yang berkenan kepada Tuhan “ dan orang yang berkenan kepada Tuhan adalah orang yang haus, rindu selalu melekat kepada Tuhan. Apa yang saudara rindukan ? rindukahsaudara beribadah ? ingat !!! bukan Tuhan yang butuh kita, tetapi kitalah yang butuh Tuhan.

.

  1. Orang yang hidupnya berkenan kepada Tuhan adalah orang hatinya tulus/murni dihadapan Tuhan ,motivasinya benar kepada Tuhan  ( 1 Sam 16 :7 )

.

Mengapa ? karena Allah melihat apa yang tidak kelihatan yaitu hati, sementara manusia melihat dan menilai apa yang kelihatan atau penampilan. Secara manusia/penampilan, Daud tidak memenuhi kriteria, tetapi Allah melihat hati Daud.

.

Lakukanlah segala sesuatu bukan supaya dilihat  atau dipuji oleh manusia, tetapi lakukan segala sesuatu seperti untuk Alla, maka allah melihat ketulusan hatimu, kemurnian hatimu.

.

Dari penampilan phisik yang pantas/ cocok jadi Raja adalah abang abangnya Daud, tetapi Allah melihat hati Daud sehingga Daud dipilih Allah karena hatinya berkenan kepada Allah.

.

  1. Orang yang hidupnya berkenan kepada Allah adalah orang yang bersedia di proses Tuhan, menunggu waktunya Tuhan dan tetap TAAT pada waktunya Tuhan

.

1Sam 22 :2 pernah memimpin orang-orang yang bermasalah/ kesukaran, yang dikejar utang, yang sakit hati dll .

Yang membuat Daud berkenan kepada Allah adalah setia mengerjakan apa saja yang dipercayakan Tuhan kepadanya dengan memimpin orang-orang yang bermasalah.

.

Setelah Daud diurapi apakah dia langsung jadi Raja ? berapa kali mau dibunuh Saul, dikejar kejar Saul bahkan berpura pura jadi orang gila. Bahkan suatu ketika daud bersembunyi didalam Gua dan ketika Daud keluar, dia lihat Saul tidur di depan Gua tersebut tetapi Daud tidak membunuhnya supa dia langsung duduk dalam kursi kerajaan, Dia tunggu waktunya Tuhan. Orang yang berkenan kepada Tuhan adalah orang yang setia mengerjakan perkara – perkara kecil dan Allah akan mempercayakan perkara yang besar. Semua yang besar pasti dimulai dari sesuatu yang kecil . Allah pasti mengurapi kita dalam pengerjakan tugas atau tanggung jawab yang sedang dipercayakan kepada kita dan kalau Allah mengurapinya pasti berhasil

.

  1. Orang yang berkenan kepada Tuhan adalah orang yang menyerahkan totalitas hidupnya pada Tuhan, bersandar kepada Tuhan. ( Maz 37:5 ;1 sam 17; 26 – 46 )

.

Secara manusia ( baik fhisik, pengalaman perang, dan peralatan ) Daud tidak mungkin bisa mengalahkan Goliat yang gagah perkasa dan sangat ditakuti oleh bangsa Israel. Tetap Daud menghadapinya dengan bersandar sepenuhnya kepada kedahsyatan Allah dan percaya banwa Tuhan adalah Allah yang luar biasa.

.

Orang yang berkenan kepada Allah adalah orang yang mengakui kehebatan Allah.

# Rinson Butar-butar, M.Th. (Dosen Tetap STTPBB)